LAKIP 2014

LAKIP Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (BAKORLUH) Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sumatera Barat Tahun 2014 merupakan cerminan capaian kinerja kegiatan dan sasaran Tahun 2014 berdasarkan Rencana Strategis (Renstra) dan Rencana Kerja (Renja) yang telah disusun sebelumnya. LAKIP Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Sumatera Barat merupakan laporan terintegrasi dan terkonsolidasi (integrated and consolidated report) terhadap pencapaian kinerja Sekretariat Bakorluh Provinsi Sumatera Barat dan kabupaten/kota secara keseluruhan .

Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap LAKIP dan keterkaitan antara realisasi Renstra dan Renja dengan tingkat capaiannya, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut:

  1. Berdasarkan uraian sebelumnya, tingkat capaian sasaran kinerja berdasarkan indikator yang telah ditetapkan dari 9 indikator sudah diatas 85 % (sangat baik) dan 1 indikator 73,45% (baik).
  2. Tingkat pencapaian kinerja kegiatan pada berbagai program daerah untuk fiaik sudah 100 % dan keuangan mencapai 99,22 % yang terdiri dari 5 Program dengan 32 kegiatan.
  3. Pencapaian kinerja kegiatan-kegiatan yang mendukung program tidak selalu dapat tergambarkan dalam keberhasilan atau kegagalan pencapaian indikator sasaran, karena masih dipengaruhi oleh pencapaian kinerja program lain. Satu program dapat ditujukan untuk pencapaian sasaran lebih dari satu, demikian juga sebaliknya satu sasaran dapat dicapai oleh lebih dari satu program.
  4. Kinerja sasaran dimaksud diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan yang tertuang dalam Renstra Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (BAKORLUH) Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, yaitu:
  5. Terwujudnya Sinergisitas Pelaksanaan Program dan Kegiatan Penyuluhan
  6. Terwujudnya Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan yang berkompetensi di Sumatera Barat
  7. Terwujudnya Kelembagaan Penyuluhan yang aktif
  8. Untuk masa yang akan datang diharapkan program dan kegiatan untuk pencapaian sasaran strategis didukung dengan pengalokasian anggaran yang memadai.
  9. Untuk mewujudkan revitalisasi penyuluhan dalam mendukung pembangunan pertanian, perikanan, kehutanan diperlukan keterpaduan (integrasi ) pelaksanaan program / integrasi antar unit kerja dan prioritas komoditi yang terimplementasi, baik ditingkat propinsi maupun di kabupaten / kota, sehingga dapat mempercepat gerakan optimalisasi penyuluhan di Nagari dalam rangka peningkatan pemberdayaan pada pelaku utama maupun pelaku usaha.
  10. Peningkatan kapasitas SDM penyuluh perlu diperjuangkan adanya UPTD secagai sarana prasarana untuk mengembangkan keterampilan dan peningkatan kualitas penyuluh
  11. Cakupan kawasan komoditi unggulan yang luas dan banyak memerlukan penambahan penyuluh melalui rekrut tenaga penyuluh honor.

 

Untuk membaca LAKIP Bakorluh Sumatera Barat selengkapnya, silahkan klik disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *