Rembug dan Mimbar Sarasehan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumatera Barat

Undang-undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang SP3K, Badan Koordinasi Penyuluhan mempunyai tugas seperti yang termaktub pada pasal 11 ayat 1 huru (c) “memfasilitasi  pengembangan kelembagaan dan forum masyarakat bagi pelaku utama dan pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dan memberikan umpan balik kepada pemerintah daerah”, dan pasal 13 ayat 1 huruf (e) “menumbuhkembangkan dan memfasilitasi kelembagaan dan  forum  kegiatan  bagi  pelaku  utama  dan  pelaku usaha”.

12Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sumatera Barat dalam rangka memenuhi amanat Undang-undang Nomor 16 Tahun 2006 tersebut, maka pada tanggal 17 s/d 18 Mei 2016 telah memfasilitasi pertemuan Rembug dan Mimbar Sarasehan Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sumatera Barat bertempat di Aula UPT Badan Diklat Pertanian Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat yang dihadiri sebanyak 80 orang peserta yang berasal dari pengurus KTNA Provinsi dan KTNA kabupaten/kota se Sumatera Barat.

Pembukaan acara tersebut dilakukan oleh Sekretaris Bakorluh Provinsi Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Bpk. Guswardi, S.Pt, M.Si.  Dalam amanatnya disampaikan bahwa KTNA adalah sebagai wadah penyalur inspirasi dan keluhan petani yang  kemudian akan diberikan masukkan kepada pemerintah terkait pelaksanaan dan perkembangan pertanian di Sumatera Barat.  Lebih lanjut disampaikan bahwa pada Rembug dan Mimbar sarasehan ini KTNA harus betul-betul mampu menampung dan menyerap aspirasi petani yang selanjutnya dituangkan dalam Program Kerja KTNA lima tahun kedepan.

rembug 2Sekretaris Bakorluh Provinsi Sumatera Barat Bpk. Ir. Yeflin Luandri, M.Si., dalam materinya pada Mimbar Sarasehan menyampaikan bahwa KTNA harus bias meningkat kesejahteraan anggotanya/petani.  Oleh sebab itu peran KTNA sangat dibtuhkan, terutama dalam pengembangan unit-unit usaha yang ada dan kedepan KTNA juga harus mempunyai Koperasi Petani (Koptan).(Rina Putra_KJF_2016)

===== KTNA JAYA, PETANI SEJAHTERA =====

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *